Bagi pengendara motor sport maupun bebek yang ingin meningkatkan sensasi berkendara bergaya balap (racing feel), mengganti footstep standar pabrik dengan Footstep Underbone BPRO Racing adalah modifikasi paling populer dan fungsional.
Namun, sebelum Anda memutuskan untuk menggantinya, apa sebenarnya perbedaan mendasar antara footstep underbone dengan footstep standar pabrikan? Simak 5 perbedaan nyata berikut!
5 Perbedaan Utama Footstep Underbone vs Footstep Standar
1. Posisi Titik Tumpu Kaki (Riding Geometry)
- Footstep Standar: Posisi pijakan tegak santai ke bawah, dirancang untuk kenyamanan berkendara santai di perkotaan.
- Footstep Underbone BPRO Racing: Posisi pijakan dimundurkan ke belakang 3–5 cm dan dinaikkan 2–4 cm. Perubahan ini mengunci paha pengendara rapat ke tangki bensin, membentuk postur menunduk aerodinamis (tuck-in).
2. Kebebasan Sudut Miring Tikungan (Lean Angle Clearance)
- Footstep Standar: Batang pijakan panjang dan rendah, sehingga saat motor merebah miring di tikungan tajam, ujung footstep sering kali menggasak aspal dan membatasi kelincahan manuver.
- Footstep Underbone BPRO Racing: Posisi pijakan yang lebih tinggi dan ramping memberikan kebebasan sudut rebah yang jauh lebih ekstrem tanpa risiko terbentur aspal.




